Aljabar Linear Contoh
S([abc])=[a-3b-3c3a-b-3ca-b+c]S⎛⎜⎝⎡⎢⎣abc⎤⎥⎦⎞⎟⎠=⎡⎢⎣a−3b−3c3a−b−3ca−b+c⎤⎥⎦
Langkah 1
Transformasi mendefinisikan pemetaan dari ℝ3 ke ℝ3. Untuk membuktikan transformasinya linear, transformasinya harus mempertahankan perkalian skalar, penjumlahan, dan vektor nol.
S: ℝ3→ℝ3
Langkah 2
Pertama, buktikan transformasi yang mempertahankan sifat ini.
S(x+y)=S(x)+S(y)
Langkah 3
Buat dua matriks untuk menguji sifat penjumlahan dipertahankan untuk S.
S([x1x2x3]+[y1y2y3])
Langkah 4
Jumlahkan kedua matriks tersebut.
S[x1+y1x2+y2x3+y3]
Langkah 5
Terapkan transformasi ke vektor.
S(x+y)=[x1+y1-3(x2+y2)-3(x3+y3)3(x1+y1)-(x2+y2)-3(x3+y3)x1+y1-(x2+y2)+x3+y3]
Langkah 6
Langkah 6.1
Susun kembali x1+y1-3(x2+y2)-3(x3+y3).
S(x+y)=[x1-3x2-3x3+y1-3y2-3y33(x1+y1)-(x2+y2)-3(x3+y3)x1+y1-(x2+y2)+x3+y3]
Langkah 6.2
Susun kembali 3(x1+y1)-(x2+y2)-3(x3+y3).
S(x+y)=[x1-3x2-3x3+y1-3y2-3y33x1-x2-3x3+3y1-y2-3y3x1+y1-(x2+y2)+x3+y3]
Langkah 6.3
Susun kembali x1+y1-(x2+y2)+x3+y3.
S(x+y)=[x1-3x2-3x3+y1-3y2-3y33x1-x2-3x3+3y1-y2-3y3x1-x2+x3+y1-y2+y3]
S(x+y)=[x1-3x2-3x3+y1-3y2-3y33x1-x2-3x3+3y1-y2-3y3x1-x2+x3+y1-y2+y3]
Langkah 7
Pisahkan hasilnya menjadi dua matriks dengan mengelompokkan variabel.
S(x+y)=[x1-3x2-3x33x1-x2-3x3x1-x2+x3]+[y1-3y2-3y33y1-y2-3y3y1-y2+y3]
Langkah 8
Sifat penambahan transformasi tetap benar.
S(x+y)=S(x)+S(y)
Langkah 9
Untuk transformasi menjadi linear, harus mempertahankan perkalian skalar.
S(px)=T(p[abc])
Langkah 10
Langkah 10.1
Kalikan p dengan setiap elemen di dalam matriks tersebut.
S(px)=S([papbpc])
Langkah 10.2
Terapkan transformasi ke vektor.
S(px)=[(pa)-3(pb)-3(pc)3((pa)-(pb)-3(pc))(pa)-(pb)+pc]
Langkah 10.3
Sederhanakan setiap elemen dalam matriks.
Langkah 10.3.1
Susun kembali (pa)-3(pb)-3(pc).
S(px)=[ap-3bp-3cp3((pa)-(pb)-3(pc))(pa)-(pb)+pc]
Langkah 10.3.2
Susun kembali 3((pa)-(pb)-3(pc)).
S(px)=[ap-3bp-3cp3ap-3bp-9cp(pa)-(pb)+pc]
Langkah 10.3.3
Susun kembali (pa)-(pb)+pc.
S(px)=[ap-3bp-3cp3ap-3bp-9cpap-1bp+cp]
S(px)=[ap-3bp-3cp3ap-3bp-9cpap-1bp+cp]
Langkah 10.4
Faktorkan setiap elemen dalam matriks.
Langkah 10.4.1
Elemen faktor 0,0 dengan mengalikan ap-3bp-3cp.
S(px)=[p(a-3b-3c)3ap-3bp-9cpap-1bp+cp]
Langkah 10.4.2
Elemen faktor 1,0 dengan mengalikan 3ap-3bp-9cp.
S(px)=[p(a-3b-3c)p(3a-3b-9c)ap-1bp+cp]
Langkah 10.4.3
Elemen faktor 2,0 dengan mengalikan ap-1bp+cp.
S(px)=[p(a-3b-3c)p(3a-3b-9c)p(a-b+c)]
S(px)=[p(a-3b-3c)p(3a-3b-9c)p(a-b+c)]
S(px)=[p(a-3b-3c)p(3a-3b-9c)p(a-b+c)]
Langkah 11
Sifat kedua dari transformasi linear dipertahankan dalam transformasi ini.
S(p[abc])=pS(x)
Langkah 12
Agar transformasi menjadi linear, vektor nol harus dipertahankan.
S(0)=0
Langkah 13
Terapkan transformasi ke vektor.
S(0)=[(0)-3⋅0-3⋅03(0)-(0)-3⋅0(0)-(0)+0]
Langkah 14
Langkah 14.1
Susun kembali (0)-3⋅0-3⋅0.
S(0)=[03(0)-(0)-3⋅0(0)-(0)+0]
Langkah 14.2
Susun kembali 3(0)-(0)-3⋅0.
S(0)=[00(0)-(0)+0]
Langkah 14.3
Susun kembali (0)-(0)+0.
S(0)=[000]
S(0)=[000]
Langkah 15
Vektor nol dipertahankan oleh transformasi.
S(0)=0
Langkah 16
Karena tiga sifat transformasi linear tidak terpenuhi, maka ini bukanlah transformasi linear.
Transformasi Linear